Judul: The Accountant
Jenis Film: Drama, Action, Thriller
Produser: Lynette Howell Taylor, Mark
Williams
Sutradara: Gavin O’Connor
Penulis: Bill Dubuque
Durasi: 128 menit
Perusahaan Produksi: Electric City
Entertainment, Advanced Underwriting Concepts, RatPac
Entertainment, Zero Gravity Management
Distributor: Warner Bros. Picture
Negara asal: USA
Tanggal tayang: 14 Oktober 2016/10
Januari 2017 (on Blu-ray)
Pemeran: Ben Affleck, Anna Kendrick, J.
K. Simmons, Jon Bernthal, Jeffrey Tambor, John Lithgow
Pendahuluan:
Setelah
sukses dengan perannya sebagai Bruce Wayne atau Batman dalam film Batman v
Superman: Dawn of Justice dan Suicide Squad, Benjamin Geza Affleck atau yang
biasa dikenal sebagai Ben Affleck kembali membuahkan karyanya sebagai pemeran
utama dalam film yang berjudul The Accountant. Berbeda dari peran sebelumnya
yaitu superhero super kaya Batman, kini ia berperan sebagai seorang akuntan
jenius yang jago bela diri. Selain Ben Affleck, Sutradara Gavin O’Connor
melibatkan nama-nama beken lain di industri perfilman Holywood dalam produksinya
kali ini, sebut saja Anna Kendrick (Yang sekaligus menjadi lawan main Ben) dan
J.K Simmons. Film ini menelan anggaran sebesar kurang lebih 44 juta dolar
amerika.
Isi:
Film
ini bercerita tentang seorang akuntan yang pekerjaannya terlihat normal-normal
saja, namun sebenarnya memiliki latar belakang, keahlian khusus, dan klien
bisnis yang tidak wajar. Akuntan tersebut bernama Christian Wolff (Ben Affleck)
yang terlahir sebagai anak yang memiliki kebutuhan khusus yaitu autism. Dalam
film ini Christian diceritakan mengidap OCD (Obsessive Compulsive Disorder) sejak kecil. Dengan kondisinya itu, ia
menjadi susah untuk bersosialisasi, namun memiliki kecenderungan khusus yaitu
sikap yang perfeksionis dan selalu harus menyelesaikan sesuatu yang sudah ia
kerjakan. Meski begitu karakter Chris
ini memanfaatkan keadaannya tersebut untuk melakukan hal-hal luar biasa di
dunia akuntansi, salah satunya ia adalah orang yang menyediakan jasa untuk
membuat pembukuan palsu untuk klien-kliennya.
Selain
keahlian khsusnya dalam akuntansi, Chris juga diproyeksikan sebagai orang yang
mampu melakukan bela diri dan memiliki keahlian dalam menggunakan senjata api.
Sejak kecil ia dan saudara laki-lakinya sudah diarahkan untuk mengendalikan
kondisinya itu dengan membawanya ke suatu tempat di Indonesia untuk berlatih
bela diri yaitu Pencak Silat.
Ben
Affleck terlihat cukup sukses memerankan sikap yang cenderung menunjukan
keadaan autism yang diidap seseorang. Ia mampu berekspresi dengan dingin dalam
berbagai scene dan berhasil membawa
penonton untuk merasakan kehidupan super harus perfect orang pengidap OCD. Digambarkan pula bahwa karakter yang
diperankan Ben ini sulit untuk bersosialisasi. Namun dengan adanya Dana
Cummings (Anna Kendrick), sang akuntan junior, suasana dalam film pun sedikit
berubah menjadi lebih hangat, karena akhirnya karakter Chris dapat menunjukan
emosi sosialnya dan dalam beberapa adegan, terlihat karakter Christian yang
sedikit tersipu dan salah tingkah. Adegan-adegan tersebut menjadi pemanis yang
cukup menarik.
Kekurangan
dan Kelebihan:
Kekurangan:
1.
Pengenalan terhadap tokoh baru Dana
terkesan menggantung karena cukup mengganggu dalam perjalanan dari alur konflik
utama yang dihadapi tokoh utama.
2.
Ending
yang sedikit menyisakan pertanyaan tentang kelanjutan hidup para tokoh, dan
belum ada kejelasan tentang keberadaan sekuelnya hingga sekarang.
Kelebihan:
1.
Acting yang memukau dari Ben Affleck
yang mampu membuat penonton percaya akan sosok yang diperankannya.
2.
Adegan aksi yang apik dengan gerakan
pencak silat
3.
Tema yang diangkan sedikit tidak biasa
dan unik yaitu tentang orang dengan latar belakang pengidap OCD. (gili)
Title : Resensi Film: The Accountant, Antara Aksi dan Akuntansi
Description : Judul: The Accountant Jenis Film: Drama, Action , Thriller Produser: Lynette Howell Taylor, Mark Williams Sutradara: Gavin O’...